Ketik kata atau ayat:
Alkitab Bahan

Senin, 19 November 2012

Timotius : Pengaruh Didikan Orang Tua

Bacaan : 2 Timotius 1:1-5
Timotius lahir dari seorang wanita Yahudi bernama Eunike, dan ayah berkebangsaan Yunani. Mereka tinggal di sebuah kota bernama Listra tak jauh dari Tarsus, dan sekarang ini dikenal dengan nama Klistra yang termasuk dalam wilayah negara Turki. Nama Timotius sendiri merupakan nama Yunani yang berarti “kehormatan bagi Tuhan.”

Alkitab tidak banyak menyinggung mengenai ayah Timotius, hanya disebutkan bahwa ayahnya adalah orang Yunani (Kisah 16:1). Juga tidak dijelaskan apakah ayahnya memeluk agama Yahudi atau tidak. Yang kita ketahui, kerohanian Timotius sangat dipengaruhi oleh dua orang wanita, yaitu neneknya Lois dan ibunya Eunike. Sebagai orang yang beragama Yahudi, Lois dan Eunike memegang ajaran Perjanjian Lama (PL) dengan baik. Mereka juga mendidik Timotius sejak kecil dengan firman Tuhan, sehingga ia bertumbuh menjadi orang yang juga beriman.

Sebuah artikel menceritakan tentang George dan Nellie Balisky yang memiliki 10 orang anak. Enam dari antara mereka menjadi penginjil dan empat menjadi Kristen yang aktif menyokong pelayanan. Ketika diminta untuk bersaksi mengenai orang tuanya, Ralph anak tertua mereka bercerita:
Pertama, orang tua menyerahkan kami kepada Tuhan sebelum kami dilahirkan. Kedua, mereka mengadakan doa keluarga setiap hari, dan ayah meminta kami berdoa secara bergiliran. Ketiga, ayah menjadi kepala keluarga yang mengambil kebijakan, tapi juga menjadi sahabat bagi kami. Keempat, orang tua selalu adil kepada kami dan tidak pernah menghukum kecuali kami memang patut dihukum. Kelima, orang tua kami melayani sungguh-sungguh dan setiap tahun mereka membuat satu janji misi, meskipun mereka tidak tahu dari mana mereka akan mendapat uang. Keenam, mereka tidak pernah memaksa kami jadi penginjil, tapi mereka hanya meminta kami memohon tuntunan Tuhan. Mereka sangat senang menerima setiap penginjil untuk menginap di rumah kami. Ketujuh, mereka hidup sesuai apa yang mereka katakan, mereka memberikan teladan pada kami.

Dalam suratnya yang kedua kepada Timotius, Paulus memuji iman Timotius yang tulus ikhlas seperti iman yang terdapat dalam diri nenek dan ibunya. Salah seorang penafsir Alkitab menyebut Timotius dengan istilah yang umum kita ketahui, “Like father like son”. Meskipun secara harfiah istilah ini berarti “seperti ayah seperti anak”, namun secara umum istilah ini dipakai untuk menunjukkan sebuah persamaan sifat, kebiasaan, hobi, dan talenta, antara generasi sebelumnya dengan generasi berikutnya dalam keluarga. Sebagian penafsir mengatakan bahwa ayah Timotius tidak beragama Yahudi, dan hidup keimanan Timotius merupakan “produk” dari nenek dan ibunya. Kedua wanita ini sudah menanamkan harta yang bernilai kekal dalam hidup Timotius, baik melalui pengajaran firman Tuhan, maupun teladan hidup. Sudahkah Anda memberikan teladan kerohanian yang baik bagi anak-anak Anda? (RH Manna Sorgawi 2010)

Doa
Tuhan, karuniakanlah hikmat kepada kami sebagai orang tua untuk dapat mendidik anak-anak kami dalam jalan Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Kata-Kata Bijak
Metode pengasuhan apa pun tidak akan berhasil, kecuali orang tua memberikan teladan.

0 komentar:

Poskan Komentar